Ketua DPRD Kukar Imbau Warga Tak Kibarkan Bendera Bajak Laut One Piece di HUT RI ke-80
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani mengingatkan masyarakat agar tidak ikut-ikutan tren pengibaran bendera bajak laut One Piece. Fenomena ini sempat bikin heboh warganet hingga trending di mesin pencari Google.
“Jangan ikut-ikutan dengan tren itu, sama saja bisa menimbulkan perpecahan,” ucapnya.
Menurutnya, pengibaran bendera tersebut memang dianggap sebagai bentuk protes sebagian masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Namun ia menegaskan, menyampaikan pendapat sebaiknya lewat cara yang benar.
“Kalau ada kritik, sampaikan saja supaya bisa jadi bahan evaluasi pemerintah. Jangan dengan aksi simbolis yang justru merusak makna kemerdekaan,” ujarnya.
Untuk mencegah hal ini meluas, DPRD Kukar akan berkoordinasi dengan Satpol PP agar melakukan patroli di wilayah Tenggarong dan sekitarnya. Jika ada warga yang kedapatan mengibarkan bendera tersebut, akan diberi teguran, bahkan sanksi jika tak diindahkan.
“Ini bisa merusak dan tidak menghargai kemerdekaan. Tidak ada bendera lain selain Merah Putih yang boleh berkibar saat HUT RI. Ini sakral, kita belajar lagi menghargai perjuangan para pahlawan,” tegasnya.
Ahmad Yani juga berpesan khusus kepada generasi muda agar bijak dalam bermedia sosial. Ia meminta anak muda tidak mudah terpancing dengan tren, postingan provokatif, atau hal-hal kontroversial yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.(adv/dprdkukar/kn2/rhi)
adminKN