- PT Pertamina Hulu Mahakam Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2000 bph
- Seminar Cinta Hadirkan Ustadz Bendri Jaisyurrahman di Tenggarong
- Rea Kaltim Gelar Pelatihan UMKM untuk Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Desa
- Oh House Project Inisiasi Beauty Class bagi Muda-Mudi Handil
- PELITA BUWANA, Inovasi Sosial PEP Sangatta Field Lapangan Semberah
- Bupati Kutim Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional
- Wabup Kutim Patok 3 Persen Turunkan Angka Stunting Setiap Tahun
- Wabup Kutim Apresiasi Pengukuhan Kopda Borneo
- Mahyunadi Harap Aparatur Mampu Mengoptimalkan Infrastruktur Digital
- Bupati Apresiasi Petani Melon di Teluk Pandan, Hasilkan 30 Ton Sekali Panen
Rea Kaltim Gelar Pelatihan UMKM untuk Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Desa

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - PT REA KALTIM PLANTATIONS (REA) melalui Departemen Smallholder & Community Development menyelenggarakan Pelatihan Produksi, Desain Kemasan, dan Pemasaran Digital Kewirausahaan UMKM sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan yang tergabung dalam kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran perempuan dalam mendukung perekonomian keluarga sekaligus memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah sekitar operasional perusahaan. Bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai narasumber utama. Pelatihan diselenggarakan di Kantor BPU Desa Pulau Pinang, berfokus pada materi terkait peningkatan kualitas produk, inovasi desain kemasan, serta strategi pemasaran digital yang relevan dengan perkembangan pasar saat ini.
Baca Lainnya :
- DPRD Kukar Beri Rekomendasi Pada Pemerintah Terkait LPJ APBD Tahun 20200
- 18 Ton Benih Padi Unggul Akan Disebar ke Petani Kaltim0
- Masyarakat Harus Pahami KIPI dari Vaksin Moderna0
- Bupati Kukar Himbau Masyarakat Jangan Percaya Hoax Terkait Covid-190
- Anggota DPRD Kukar Harap Jalan Desa Bakungan Segera Difungsikan0
Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari 12 desa di Kecamatan Kembang Janggut. Mayoritas peserta merupakan anggota kelompok PKK yang aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif dan usaha rumahan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta memperoleh bekal praktis dan mampu meningkatkan daya saing produk UMKM serta memperluas akses pasar, baik secara lokal maupun digital.
Pandi Patodingan - Supervisor Smallholder & Community Development PT REA KALTIM PLANTATIONS, menyampaikan pelatihan ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan kapasitas UMKM. Program ini merupakan bagian dari pilar Empowering Livelihoods REA yang berfokus pada penguatan pendapatan rumah tangga serta ketahanan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui pengembangan keterampilan, peningkatan kualitas produk, serta penguatan kapasitas praktis seperti desain kemasan dan pemasaran digital, REA berupaya mendukung masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang dipimpin oleh perempuan, agar dapat membangun sumber penghidupan yang lebih layak dan berkelanjutan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui pilar Empowering Livelihoods di: https://www.rea.co.id/sustainability/empowering-livelihoods.
Dengan terselenggaranya pelatihan UMKM ini, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan produksi, inovasi desain kemasan, dan kemampuan pemasaran digital pelaku UMKM sehingga tercipta usaha yang lebih kompetitif, berkelanjutan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (*/kn1/rhi)
Tentang PT REA KALTIM PLANTATIONS:
PT REA KALTIM PLANTATIONS (REA) merupakan produsen minyak sawit terkemuka yang berkomitmen terhadap produksi sawit yang berkelanjutan, dapat ditelusuri, dan inklusif sejak didirikan pada tahun 1991. Sebagai anak perusahaan dari REA Holdings PLC (“REA Group”) yang terdaftar di London Stock Exchange, REA beroperasi di Balikpapan dan Kalimantan Timur, Indonesia.
Komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan mendorong aksi nyata dalam mitigasi iklim, konservasi hutan, serta peningkatan kesejahteraan petani sambil menghasilkan produk sawit berkualitas tinggi.
Kami mengelola pabrik kelapa sawit, pabrik kernel crushing, serta perkebunan kelapa sawit. Hingga kini, kami melestarikan sekitar 11.300 hektar kawasan hutan dan area lindung. REA telah tersertifikasi RSPO sejak 2011, dengan seluruh pabrik tersertifikasi pada 2023 dan seluruh perkebunan tersertifikasi pada 2025. Di bawah standar nasional ISPO, 100% pabrik dan 93,3% kebun telah tersertifikasi, dengan proses menuju kepatuhan penuh yang terus berjalan. REA juga memiliki dua fasilitas penangkapan gas metana yang menghasilkan listrik untuk lebih dari 99% kegiatan operasional dan perumahan karyawan, serta menyuplai listrik ke desa-desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Berlandaskan kerangka keberlanjutan kami, REA berkomitmen melindungi hutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan menekan emisi agar kegiatan kami memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui kemitraan dan inisiatif berbasis lanskap, kami terus berupaya menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam rantai pasok kami.










