- PT Pertamina Hulu Mahakam Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2000 bph
- Seminar Cinta Hadirkan Ustadz Bendri Jaisyurrahman di Tenggarong
- Rea Kaltim Gelar Pelatihan UMKM untuk Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Desa
- Oh House Project Inisiasi Beauty Class bagi Muda-Mudi Handil
- PELITA BUWANA, Inovasi Sosial PEP Sangatta Field Lapangan Semberah
- Bupati Kutim Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional
- Wabup Kutim Patok 3 Persen Turunkan Angka Stunting Setiap Tahun
- Wabup Kutim Apresiasi Pengukuhan Kopda Borneo
- Mahyunadi Harap Aparatur Mampu Mengoptimalkan Infrastruktur Digital
- Bupati Apresiasi Petani Melon di Teluk Pandan, Hasilkan 30 Ton Sekali Panen
Mahyunadi Harap Aparatur Mampu Mengoptimalkan Infrastruktur Digital

kukarnews.id, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus memacu transformasi pelayanan publik melalui penguatan infrastruktur digital yang terintegrasi hingga ke level desa. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi tuntutan masyarakat akan layanan yang lebih transparan, cepat, dan efisien di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menegaskan, komitmen tersebut saat membuka Sosialisasi Infrastruktur Digital di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Senin (15/12/2025). Menurutnya, digitalisasi adalah pilar utama visi-misi "ARMY" dalam memperkokoh konektivitas daerah.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Embung Jadi Program Prioritas Distanak Kukar Tahun 20220
- Pemkab Kukar Salurkan Vaksin Ketiga Untuk Nakes0
- Dispora Kukar Menunda Sementara Kegiatan Kepramukaan dan Kepemudaan Selama Pandemi0
- Peningkatan Kapasitas Pengajar Melalui Program Guru Penggerak0
- Sistem Online Disdukcapil Cegah Potensi Praktik Calo0
Di hadapan aparatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perangkat desa, Mahyunadi mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh tertinggal oleh laju revolusi industri. Ia menekankan pentingnya sinergi antara teknologi cerdas dan kecakapan manusia.
"Seluruh aparatur harus mampu mengoptimalkan infrastruktur digital yang ada untuk kepentingan kedinasan, bukan urusan pribadi. Kita ingin teknologi memudahkan urusan rakyat, bukan justru menjadi penghambat," ujar Mahyunadi.
Beliau juga menyoroti pentingnya integritas data. Ia mendorong terciptanya sistem data terpadu antarinstansi guna menghindari tumpang tindih informasi, sehingga kebijakan yang diambil lebih akurat dan dapat dipercaya publik.
Senada dengan hal itu, Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar Siburian, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM di 11 kecamatan dan 40 desa. Program yang berkolaborasi dengan PT Telkom ini berfokus pada penyediaan data publik yang dinamis dan mudah diakses.
Dengan investasi anggaran yang besar pada sektor teknologi, Pemkab Kutim berharap seluruh elemen pemerintahan mampu mengelola fasilitas digital secara bertanggung jawab demi meningkatkan standar pelayanan bagi seluruh masyarakat Kutai Timur. (adv/dkomkutim/kn7/rhi)











