Pemkab Kukar Salurkan Vaksin Ketiga Untuk Nakes

Pemkab Kukar Salurkan Vaksin Ketiga Untuk Nakes

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) sangat serius dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kesehatan (Nakes) dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar pihaknya mulai menyuntikkan vaksin dosis ketiga kepada seluruh nakes di Kukar, terutama yang berada di wilayah Kecamatan Tenggarong, yang bertugas di RSUD AM Parikesit Kukar, dan RS Darurat Wisma Atlet Kukar. Setelah mendapatkan kiriman vaksin dari Dinkes Kalimantan Timur (Kaltim) yang datang pada Sabtu (7/8/2021).

Kepala Dinkes Kukar, Martina Yulianti menjelaskan jika vaksinasi akan berlangsung secara bertahap hingga dua pekan kedepan. Tidak secara serentak bagi 4.689 nakes di Kukar, sebab vaksin dosis ketiga jenis Moderna ini memiliki efek samping yang lebih kuat dibanding CoronaVac, vaksin yang digunakan nakes pada dosis pertama dan kedua. Penerima vaksin dipastikan akan mengalami demam. Setelah menjalani vaksinasi dan itu lumrah terjadi bagi penerima vaksin jenis Moderna.

"Ya itu bertahap, jadi tidak boleh serentak, nanti pada demam (perawat), gak ada yang merawat pasien," terang Martina, Sabtu (7/8/2021).

Selain, efek samping yang ditimbulkannya. Mekanisme penyuntikan vaksin yang dilakukan secara bertahap dikarenakan mekanisme penyimpanan dan penggunaannya berbeda dengan CoronaVac. Vaksin Moderna harus dibekukan dengan suhu dibawah nol derajat. Sehingga ketika akan disuntikkan, harus dicairkan terlebih dahulu. Sifatnya pun harus segera disuntikkan. Jika terlanjur keluar dari penyimpanan dan mencair, tidak bisa lagi dilakukan penyimpanan.

Lanjut Martina penggunaannya pun tepat sasaran. Dalam artian dipastikan berapa jumlah dosis yang akan digunakan dan kapan dilakukan penyuntikan. Maka dari itulah, pengiriman ke kecamatan dari Tenggarong akan berjalan tiap hari.

Setelahnya, barulah Diskes Kukar kembali berfokus pada pemberian vaksinasi kepada masyarakat umum. "Mudahan dua pekan selesai semua. Menyelesaikan vaksin nakes dulu, baru mulai vaksin untuk masyarakat lagi," tutupnya. (adv/dkom/kn1)