Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Lampaui Target RPJMD, 12.541 Penerima

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Lampaui Target RPJMD, 12.541 Penerima

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara mencatat capaian luar biasa. Sepanjang 2022–2025, jumlah penerima beasiswa menembus 12.541 orang, atau lebih dari dua kali lipat target lima tahunan yang ditetapkan dalam RPJMD 2021–2026, yakni 6.100 penerima.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak sejarah dengan jumlah penerima terbesar dalam satu kali pembukaan pendaftaran.

“Kalau yang tahun ini 4.015 itu dalam 1 kali pembukaan, itu yang memang paling banyak sepanjang sejarah. Tahun kemarin 5.206 dalam dua kali pembukaan, sampai dengan tahun ini total 12.541 penerima,” jelas Dendi.

Dendi memaparkan, tren penerima beasiswa setiap tahun terus meningkat, menjadi indikator kuat komitmen Pemkab Kukar dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

2022: 1.177 penerima (mahasiswa hingga santri ponpes), 2023: 2.143 penerima, 2024: 5.206 penerima (2 tahap: 2.938 + 2.268) dan untuk tahun  2025: 4.015 penerima (1 tahap, terbesar sepanjang sejarah)

“Dengan pencapaian ini menegaskan pemkab serius mengembangkan SDM, dilihat dari grafik pertahun yang terus naik,” tegasnya.

Dalam dokumen RPJMD, target Beasiswa Kukar Idaman ditetapkan 6.100 penerima untuk lima tahun. Namun, realisasi hingga 2025 sudah jauh melampaui angka tersebut.

“Pencapaian dua kali lipat dari target 5 tahun 6.100 penerima, tembus di angka 12.541 penerima,” jelas Dendi.

Dendi menekankan, capaian ini bukan sekadar angka, tetapi wujud komitmen Pemkab Kukar agar pelajar, mahasiswa, dan santri tetap melanjutkan pendidikan.

“Harapannya dengan pencapaian ini kalau memang berdasarkan data itu, sudah hampir melebihi target RPJMD Kukar 2021–2026. Kemudian yang kedua, dengan serius di bidang pendidikan memberikan semangat pelajar sampai mahasiswa dan santri di Kukar untuk terus melanjutkan pendidikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan menekan angka putus sekolah. “Jangan sampai berhenti pendidikannya dan bisa menekan angka putus sekolah di Kukar,” pungkas Dendi. (adv/prokomkukar/kn2/rhi)