Dorong Generasi Muda Kenal Permainan Tradisional Kukar
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Museum Negeri Mulawarman Tenggarong menggelar lomba permainan tradisional sebagai upaya melestarikan warisan budaya Kutai Kartanegara sekaligus mengenalkan ragam permainan kepada generasi muda.
Kegiatan ini melibatkan pelajar dari berbagai kecamatan di Kukar dan menjadi agenda rutin tahunan museum yang kini berada di bawah pengelolaan Pemprov Kaltim.
Ketua panitia pelaksana, Norsam Dhani, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap permainan tradisional yang mulai jarang dikenal.
“Melalui lomba ini, kami ingin generasi muda mengenal dan mencintai permainan tradisional warisan budaya Kukar,” ujar Norsam.
Tahun ini terdapat lima cabang permainan tradisional yang dilombakan, yaitu gasing, sumpit, belogo, enggrang, dan bakiak. Setiap sekolah wajib mengirim dua peserta atau dua grup untuk masing-masing cabang. Peserta berasal dari tingkat SMA dan SMK di berbagai kecamatan, seperti Tenggarong, Loa Kulu, Loa Janan, Marangkayu, Muara Badak, Kenohan, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Sebulu.
Jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dari 10 sekolah menjadi 24 sekolah dengan sekitar 240 peserta.
“Antusiasme peserta sangat tinggi, menunjukkan semangat mereka untuk mengenal dan melestarikan budaya masih kuat. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari,” tambah Norsam.
Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari misi Museum Mulawarman dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya agar tetap hidup di tengah modernisasi.
“Harapannya, permainan tradisional tidak hanya menjadi kenangan masa lalu, tapi tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat era kini,” jelasnya.(adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)
adminKN