Program Beasiswa 1000 Guru Sarjana Disambut Antusias
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Penutupan sosialisasi Program Beasiswa Kukar Idaman, khususnya jalur Beasiswa 1000 Guru Sarjana, berlangsung penuh kehangatan di Ballroom Hotel Grand Fatma, Tenggarong.
Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan hadir untuk mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai kesempatan peningkatan kualifikasi akademik yang disediakan Pemkab Kukar.
Program yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar ini dirancang untuk membantu guru yang belum bergelar sarjana atau yang ijazahnya belum sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. Melalui beasiswa ini, guru PAUD, SD, dan SMP diharapkan dapat menyesuaikan kembali jurusan studinya agar lebih relevan dengan tugasnya di kelas.
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pendidik merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki kualitas pendidikan daerah.
“Beasiswa ini kami siapkan agar guru bisa menempuh jurusan yang sesuai dengan bidang ajarnya. Dengan begitu, pembelajaran jadi lebih fokus dan tepat sasaran,” jelasnya.
Pada 2025, Disdikbud Kukar menargetkan 140–150 penerima beasiswa, dengan pembagian kuota 60 guru PAUD, 40 guru SD, dan sekitar 40 guru SMP. Meskipun jumlahnya terbatas, Pujianto menilai dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar.
“Satu guru bisa membimbing ratusan siswa dalam masa pengabdiannya. Jadi meski penerimanya tidak banyak, manfaatnya akan sangat luas,” katanya.
Bagi para guru, program ini menjadi angin segar. Banyak di antara mereka yang sebelumnya terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan kini mendapatkan kesempatan untuk kembali kuliah tanpa memikirkan beban pendanaan. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
Pujianto menjelaskan bahwa sosialisasi juga berfungsi memberikan pendampingan bagi guru yang masih ragu mendaftar karena kurang informasi atau khawatir tidak mampu menyelesaikan studi. Melalui sesi tanya jawab, berbagai kendala berhasil diurai sehingga guru semakin yakin mengikuti program ini.
“Kami ingin memastikan guru-guru percaya bahwa program ini benar-benar untuk mereka. Tidak perlu ragu, karena tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas pendidikan di Kukar,” tegasnya. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)
adminKN