PPI Bersama Relawan Bersihkan Sedimentasi di Jalur Poros KM 7 Tenggarong - Samarinda

PPI Bersama Relawan  Bersihkan Sedimentasi di Jalur Poros KM 7 Tenggarong - Samarinda

kukarnews.id, TENGGARONG SEBERANG - Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kutai Kartanegara (Kukar) dan Barisan Sukarelawan Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) Awang Long menggelar kegiatan bakti sosial, dengan turun ke jalan untuk membersihkan sedimentasi tanah yang ada di jalur poros Tenggarong - Samarinda, tepatnya di KM 7 Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Minggu (19/9/2021).


Ketua PPI Kukar, Awang Indra menjelaskan, di kawasan ini sering tergenang air setelah turun hujan akibat drainase tidak berfungsi secara optimal. Tidak hanya itu genangan air ini juga bercampur dengan tanah, sehingga genangan air tersebut menumpuk dan melekat di badan jalan kawasan tersebut. Tentu saja hal itu sangat mengganggu dan membahayakan pengendara yang melintas, jalan menjadi licin saat dan setelah hujan. Oleh karena itu, demi keselamatan pengendara yang, jalan ini menjadi perhatian pihaknya untuk dibersihkan.


 

"Jadi kami dari pengurus Purna Paskibraka Kukar berkolaborasi dengan Balakarcarna Awang Long untuk membersihkan tanah ini," ungkap Ketua PPI Kukar, Awang Indra didampingi Sekretaris PPI Kukar Marisa F Kumala Sari dan Ketua Balakarcana Awang Long, Siswantoro. 


Untuk membersihkan jalan tersebut, personel gabungan dari PPI Kukar dan Balakarcarna Awang Long hanya menggunakan peralatan sederhana, yaitu cangkul dan sekop. Sedangkan untuk mengangkut tanahnya mereka menggunakan karung dan gerobak.


"Yang pasti kami sejumlah 50 orang yang bersihkan jalan ini. Itu gabungan dari PPI dan Balakacarna Awang Long," jelas Awang Indra.


Ia berharap, usai dibersihkannya tanah lumpur yang ada di jalanan ini bisa membuat pengendara lebih nyaman lagi. Selain itu, ia juga berpesan kepada pengendara yang melintas dari arah Tenggarong menuju Samarinda agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan selalu utamakan keselamatan.


"Apalagi ketika hujan banyak genangan air yang bisa mengganggu perjalanannya," sebutnya.


Selain itu, ia juga menyebutkan, ada beberapa titik lokasi lain yang telah menjadi perhatian pihaknya, yakni Kecamatan Muara Kaman dan Loa Janan. Beberapa hari yang lalu, dua kecamatan tersebut juga terendam banjir dan meninggalkan banyak lumpur di permukiman warga.


"Untuk sementara kami fokus jalan ini dulu. Setelah itu kami membersihkan area yang banjir di daerah Desa Lebaho Ulaq, Muara Kaman, dan Loa Janan. Yang pasti kami itu membersihkan bekas banjir," tutupnya.(kn1)