Pembangunan Sanitasi Layak untuk Tekan Angka Stunting
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA — Dalam rangka mendukung program nasional penurunan angka stunting, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kutai Kartanegara terus menunjukkan komitmennya melalui pembangunan infrastruktur sanitasi yang layak dan penyediaan rumah sehat bagi masyarakat.
Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan lingkungan yang tidak sehat, menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Disperkim Kukar mengambil peran strategis dengan membenahi aspek sanitasi di kawasan permukiman, terutama di rumah-rumah tidak layak huni (RTLH).
Plt Kepala Disperkim Kukar, M. Aidil, menegaskan bahwa pembangunan toilet sehat dan akses air bersih menjadi prioritas utama dalam program kerja tahun ini. “Kami ingin para keluarga bisa memperoleh toilet dan sanitasi yang baik guna menciptakan perubahan perilaku yang positif terhadap gizi dan kesehatan anak-anak,” ujar Aidil.
Lebih lanjut, Aidil menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek edukasi masyarakat. “Kami berharap bahwa dengan dukungan yang terus menerus dan kerjasama semua pihak, kita bisa bersinergi dalam mencapai target penurunan stunting yang lebih rendah setiap tahun. Yang paling penting adalah kita harus terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan sanitasi, karena perubahan besar dimulai dari perubahan kecil di setiap rumah tangga,” tambahnya.
Disperkim Kukar juga menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat setempat, dalam pendekatan partisipatif agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan lokal. “Fokus kita sesuai arahan Bupati Kukar adalah menuju zero stunting, sehingga pembenahan sanitasi di pemukiman menjadi prioritas utama,” tegas Aidil.
Selain sanitasi, Disperkim Kukar juga secara bertahap melakukan pembangunan rumah layak huni di berbagai kecamatan. Rumah layak huni ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan berbagai langkah konkret ini, Disperkim Kukar berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan berkelanjutan. Upaya ini diyakini akan memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya dalam menurunkan angka stunting, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. (adv/diskominfokukar/stg/kn2/rhi)
adminKN