Peringati HUT ke-240 Kota Tenggarong, Momen Kebangkitan Kukar

Peringati HUT ke-240 Kota Tenggarong, Momen Kebangkitan Kukar
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Farida turut menghadiri sidang paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-240 Kota Tenggarong yang berlangsung di gedung DPRD Kukar. 

Farida mengatakan, peringatan ini bagian dari untuk kembali saling menguatkan dan bersinergi antara Pemkab Kukar, DPRD Kukar serta masyarakat. Karena ini salah satu momentum berharga untuk kebangkitan Tenggarong, khususnya Kukar. 

Dirinya menilai, perayaan HUT ke-240 Tenggarong ini dirangkai dengan beberapa perayaan salah satunya yakni Erau Adat Pelas Benua yang dinilai positif. Setelah dua tahun dilanda pandemi covid 19, tentunya masyarakat banyak yang merindukan kegiatan event festival yang diselenggarakan oleh Pemkab Kukar tersebut. 

"Karena sebelumnya kita sempat dilanda covid 19 selama dua tahun, otomatis dengan adanya banyak festival ini masyarakat bisa melepaskan rasa rindu dengan beberapa event festival contohnya seperti event Erau Adat Pelas Benua yang saat ini sedang berlangsung," ujarnya. 

Tak hanya itu, di momentum ini Farida meminta kepada Pemkab Kukar untuk terus memperhatikan pembangunan yang di Kukar. Menurutnya, pembangunan merupakan bagian penting bagi kemajuan suatu daerah. Sebab, dengan adanya itu masyarakat akan merasa diperhatikan. 

"Dengan adanya empat rencana strategis yang akan dilakukan oleh Pemkab Kukar, tentunya DPRD Kukar akan terus mendukung dan melakukan pengawasan untuk mengupayakan itu harus terlaksana dengan baik dan lancar," katanya. 

Dari empat rencana strategis yang akan dilakukan oleh Pemkab Kukar, menurutnya dengan adanya rencana penataan kawasan pemukiman di bantaran sungai Tenggarong itu merupakan langkah efektif. Sebab, hal itu bisa memperindah dan mempercantik kota Tenggarong sebagai ibukota Kabupaten Kukar. 

"Tidak hanya itu, dengan adanya rencana itu juga Pemkab Kukar juga bisa melakukan normalisasi sungai Tenggarong untuk mencegah banjir, karena suatu saat bisa saja Tenggarong mengalami banjir," pungkasnya. (adv/dprdkukar/kn1/rhi)