Kukar Kaya Festival di Program Dedikasi Bupati Kukar, Diharap Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) diketahui tahun 2021 lalu telah merancang jadwal Kukar Kaya Festival. Tercatat ada 100 event akan dilaksanakan dalam kurun waktu 2021 hingga 2026, nanti. Selanjutnya direncanakan minimal ada 20 festival yang bisa digelar pemerintah daerah pertahunnya.
Dengan harapan dari sejumlah festival seni dan budaya yang digulirkan akan membuat perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Selain itu Pemkab Kukar turut berjanji akan terus menambah jumlah event dalam jadwal Kukar Kaya Festival. Dengan tujuan utama menjaga kelestarian seni dan budaya daerah.
"Pada tahun ini sudah ada 10 festival yang dilaksanakan, target kita ada 20 festival pertahun yang bisa dilaksanakan," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo, pada kukarnews.com, Selasa (12/7/2022).
Dengan adanya sejumlah festival yang dilaksanakan, diharap akan membawa manfaat luas bagi masyarakat Kukar, saat ini. Dimulai dari penggiat sektor pariwisata, seniman, komunitas seni, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Jika program Kukar Kaya Festival bisa dilaksanakan, tentunya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, kita juga ingin memulihkan perekonomian masyarakat karena sebelumnya terhambat pandemi Covid-19" tuturnya.
Slamet Hadiraharjo, lalu menjelaskan bahwa Kukar Kaya festival adalah program dedikasi Bupati Kukar yang tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dan dimulai efektif selama enam tahun ke depan, sejak 2021 hingga 2026, nanti. Secara umum keberadaan festival diharap mampu meningkatkan pendapatan masyarakat daerah di bidang industri ekonomi kreatif Kukar.
Selain itu di informasikan Kepala Dinas Pariwisata Kukar, itu, bahwa beberapa waktu lalu, Bupati Edi Damansyah telah menginstruksikan, agar festival di Kukar terus ditambah. Salah satunya yakni festival Desa Buluq Sen, di Kecamatan Tabang, untuk masuk kalender festival tahunan.
“Pada 2022 ini, Kukar sudah ada agenda 100 event. Mungkin tahun depan ditambah festival Buluq Sen dan Nutuq Baham juga menjadi salah satunya,” sebut Slamet Hadiraharjo.
Dikonfirmasi berbeda, Budayawan Kukar, Awang Rifani, mengatakan program Kukar kaya festival dinilainya adalah kegiatan positif yang dibuat pemerintah daerah. Pasalnya masyarakat zaman sekarang perlu banyak hiburan karena usai melakukan rutinitasnya hariannya. Salah satunya bisa terhibur melalui penampilan seni dan budaya daerah.
"Masyarakat zaman sekarang perlu hiburan untuk me-refresh pikiran, apalagi sebelumnya masyarakat sangat terbatas akan hiburan karena pandemi Covid-19," jelas Awang Rifani.
Selain itu akan ada banyak masyarakat di Kutai Kartanegara yang menerima manfaat dari festival yang dilaksanakan. Diantaranya peningkatan ekonomi masyarakat UMKM, pengelola tempat wisata, dan penginapan.
"Ekonomi kreatif daerah aka terus meningkat bila banyak festival yang dilakukan. Beragam festival yang dilakukan pemerintah juga memiliki nilai edukasi untuk masyarakat agar mengetahui seni dan budaya daerahnya sendiri," tutup Awang Rifani. (adv/pkom/kn3/rhi)
admin