Masa Depan Cerah Sektor Perikanan Kukar, Pemkab Terus Bantu Sarana dan Prasarana

Masa Depan Cerah Sektor Perikanan Kukar, Pemkab Terus Bantu Sarana dan Prasarana

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) diketahui pada tahun 2022 ini, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelontorkan dana tak tanggung-tanggung senilai Rp 23 miliar untuk mengembangkan sektor perikanan.


Melalui data Badan Pusat Statistik (BPS) atau Kutai Kartanegara dalam angka, tahun 2020. Kabupaten dengan 18 kecamatan ini memiliki 37 ribu lebih nelayan dan pembudidaya ikan. Dari ribuan orang yang mengantungkan mata pencarian dari sektor perikanan itu. Pertahunnya mampu menghasilkan perputaran uang Rp 9 Miliar pertahun. 


Bukan cerita tanpa dasar, melalui Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, pada Selasa, 29 Maret, 2022, kemarin, menjelaskan. Hal itu tak terlepas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) dan arahan Bupati Kukar yakni Edi Damansyah, melalui program dedikasi Kukar Idaman. "Saat ini fokus pemkab Kukar, mengembangkan pembudidaya dan nelayan berbasis kawasan," jelas Muslik, kepada kukarnews.id. 


Disebutnya, bantuan kepada pengusaha perikanan telah diberikan semenjak tahun 2021, lalu. Fokus pihaknya untuk dibantu yakni  nelayan dan pembudidaya tambak atau keramba. "Bantuan yang ditawarkan adalah pembinaan, bantuan perahu, peralatan, dan benih sejumlah jenis ikan," jelasnya.

 

"Kita harap potensi perikanan di Kukar turut terus meningkatkan pendapatan daerah," jelasnya. Sebab dua tahun belakangan tambah Muslik, rata-rata pendapatan melalui sektor perikanan Kukar, telah bernominal Rp Sembilan miliar rupiah pertahun. 


"Bantuan diberikan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan pengusaha," akhiri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, tersebut. 

Hal senada disampaikan, Sub Koordinator Nelayan Kecil, Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, Ali,  menyebut. Potensi besar dan masa depan cerah di sektor perikanan Kukar bukan sebuah kiasan. Untuk mendukung itu terealisasi pada tahun 2021, lalu. Dinasnya telah membantu ratusan kelompok nelayan dengan sarana dan prasarana. Dimulai dari, 494 unit mesin perahu, 470 unit mesin kapal, 114 unit perahu ukuran kecil, 16 unit kapal, 237 unit cool box, dan 2.100 gulung jaring. 


Pada tahun ini dinasnya akan mencairkan dana senilai 23 miliar. "Dana itu untuk pengadaan peralatan para nelayan kecil, bantuan hanya stimulus bagi kelompok nelayan, kita harap dapat di manajemen karena ke depan nelayan diharap mandiri," bebernya. 


Sedangkan, Kepala Bidang Pengelolaan Pembudidaya Ikan, DKP, Kukar, Sabar Handoyo, mengungkapkan. Bidangnya juga turut berperan untuk menjamin keberlangsungan usaha sektor biota air di Kukar. Salah satu buktinya setiap tahun, rata-rata ada 20 miliar benih diserahkan kepada pembudidaya tambak dan keramba. Tak hanya itu, "bantuan yang diberikan juga seperti keramba jaring apung, pakan ikan dan kolam ikan," jelasnya. 


Dan direncanakan kembali pihaknya, pada  2022 ini kembali akan membantu 123 kelompok pembudidaya ikan di 18 Kecamatan berbeda di kabupaten, tersebut. Total ada 20 miliar benih dari tujuh jenis ikan air tawar dan asin. Dari hasil itu sambungnya, pontensi nominal produksi pembudidaya Kukar total mampu menghasilkan, Rp. Satu miliar rupiah pertahun. 


"Nilai itu bisa lebih ditambah dengan usaha diluar kelompok atau perorangan, total bisa mencapai profit, dua miliar pertahun," pungkasnya. (adv/pkom/kn3/rhi)