DPRD Kukar Gelar RDP Bahas Krisis Air Bersih dan Listrik di Muara Kaman–Sebulu
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, serta Desa Mekar Sari, Kecamatan Sebulu.
Agenda ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait keterbatasan sarana publik dan fasilitas sosial di wilayah tersebut. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kukar, Agustinus Sudarsono.
Agustinus menjelaskan, RDP ini berawal dari hasil inspeksi mendadak yang dilakukan dewan di lapangan. Dari kunjungan itu, terungkap berbagai permasalahan mendasar yang dihadapi warga setiap hari.
“Keluhan utama adalah soal ketersediaan air bersih. Selain itu, kami juga menerima laporan dari Desa Sumber Sari dan Mekarjaya terkait penurunan daya listrik. Setelah ditelusuri, ternyata kondisi ini tidak hanya terjadi di dua desa, melainkan hampir merata di Kecamatan Sebulu hingga Muara Kaman,” ungkapnya.
Ia menegaskan persoalan tersebut cukup krusial. Penurunan daya listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada pelayanan fasilitas umum, termasuk PDAM yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
“Ini menyangkut kebutuhan dasar. Bahkan puskesmas ikut terdampak karena kesulitan mengakses layanan berbasis online, termasuk BPJS. Tenaga kesehatan mengaku sangat terbebani dengan kondisi ini,” tambahnya.
RDP yang berlangsung sejak siang hingga sore itu juga melibatkan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar Kecamatan Muara Kaman. Menurut Agustinus, kehadiran mereka penting karena sektor swasta memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat terdampak.
Ia mengungkapkan, beberapa perusahaan yang hadir sudah menyatakan komitmennya untuk berkontribusi dalam mencari solusi bersama.
“Empat perusahaan besar yang ada di Muara Kaman punya pengaruh besar terhadap pembangunan. Dukungan mereka sangat berarti untuk masyarakat,” jelasnya.
Agustinus menegaskan DPRD Kukar akan terus mengawal penyelesaian masalah ini. Ia berharap, dalam waktu dekat, persoalan air bersih dan penurunan daya listrik yang melanda warga Sebulu dan Muara Kaman dapat segera diatasi sehingga pelayanan dasar bagi masyarakat bisa berjalan normal kembali. (adv/dprdkukar/kn2/rhi)
adminKN