Edukasi Isi Piringku Jadi Kunci Perbaikan Gizi Anak
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menggalakkan edukasi gizi melalui program "Isi Piringku" sebagai langkah strategis dalam menurunkan angka stunting. Program ini menekankan pentingnya komposisi makanan yang seimbang dalam setiap piring anak, menggantikan konsep lama "4 Sehat 5 Sempurna" yang dinilai kurang relevan dengan tantangan gizi saat ini.
Plt Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar menyebutkan fokus utama saat ini adalah pada anak-anak yang sudah mengalami stunting. "Pengobatan stunting sudah menjadi urusan medis, jadi peran dokter spesialis anak sangat penting. Namun, kami juga menyiapkan obat untuk memperbaiki status gizi," jelasnya.
Untuk tahun 2025, pemerintah menargetkan angka stunting turun hingga 14 persen. "Target kita tahun ini masih 14 persen," tambahnya.
Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh faktor sanitasi lingkungan dan ketersediaan jamban, tetapi juga oleh pola asuh dan pengetahuan orang tua tentang gizi. Banyak kasus stunting terjadi bukan karena faktor ekonomi, melainkan karena kurangnya pemahaman orang tua terhadap pola makan sehat.
"Pola asuh juga berpengaruh. Sekarang banyak makanan cepat saji yang sering dikonsumsi anak. Makanan cepat saji mungkin dilihat dari enaknya saja, tapi kandungan gizinya tidak diketahui. Sebetulnya sekarang itu bukan lagi program 4 Sehat 5 Sempurna, tapi isi piringku," tambahnya.
Program "Isi Piringku" mengajarkan bahwa dalam satu piring, harus ada karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah, dengan porsi yang seimbang. Edukasi ini sangat penting karena membantu orang tua memahami bahwa gizi seimbang bukan hanya soal kenyang, tetapi soal kualitas makanan yang dikonsumsi anak setiap hari.
Dengan pemahaman yang baik tentang "Isi Piringku", diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih dan menyajikan makanan, sehingga anak-anak tumbuh sehat dan bebas dari risiko stunting. "Program ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang lebih kuat dan cerdas di masa depan," pungkasnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn2/rhi)
adminKN