Disdikbud Kukar Terapkan Pendekatan Partisipatif dalam Penentuan Prioritas Pembangunan Pendidikan
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Peningkatan mutu pendidikan di Kutai Kartanegara kini didorong melalui pendekatan partisipatif. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak dalam proses perencanaan pembangunan pendidikan, agar program yang dijalankan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan sekolah serta masyarakat.
Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, menegaskan bahwa setiap kebijakan pembangunan pendidikan tidak dibuat secara sepihak.
“Kami melakukan pemetaan kebutuhan sekolah secara menyeluruh, memprioritaskan hal-hal yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi siswa,” ujarnya.
Proses pemetaan ini melibatkan berbagai sumber informasi, mulai dari masukan kepala sekolah, aspirasi masyarakat, hingga hasil reses anggota DPRD. Semua informasi dihimpun dan dianalisis sebagai dasar penentuan skala prioritas pembangunan. Nurkhalis menekankan, langkah ini bertujuan agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal.
“Tentu keterbatasan anggaran menjadi tantangan. Oleh karena itu, rencana pembangunan dilakukan secara bertahap dan terukur, menyesuaikan dengan kebutuhan yang paling prioritas,” tambahnya.
Menurut Nurkhalis, kunci keberhasilan program pendidikan terletak pada sinergi antar pemangku kepentingan. Komunikasi yang baik antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan legislator memungkinkan pembangunan pendidikan berlangsung berkelanjutan.
“Kami berharap semua pihak memahami bahwa proses ini tidak bisa instan. Dukungan dan kerja sama bersama menjadi faktor utama agar setiap program dapat berjalan sesuai rencana,” tutupnya.
Dengan pendekatan partisipatif ini, Disdikbud Kukar berharap pembangunan pendidikan tidak hanya efektif secara anggaran, tetapi juga relevan dengan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah daerah. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)
adminKN