Sosialisasi Pilkada Kukar Kepada Warga Binaan
Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten
Kutai Kartanegara bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tenggarong menggelar
sosialisasi kepada para pemilih yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Kelas 2A Samarinda yang berada di kota raja Tenggarong, Kamis 22 Oktober 2020.
Sosialisasi ini memang terbatas,
karena masih dalam masa pandemi covid -19 sehingga perlu dijalankan protokol
kesehatan dengan pembatasan orang dalam 1 ruangan, sehingga kegiatan ini hanya
bisa diikuti sebanyak 20 warga binaan.
Komisioner KPU Kukar, Nofand Surya Gafilah
menjelaskan bahwa ada sebanyak 65 warga binaan di Lapas Perempuan ini yang bisa
menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Rabu 9 Desember 2020 mendatang.
Menurutnya sosialisasi ini dinilai
perlu dilakukan, karena warga binaan perlu diberikan pemahaman untuk bisa
menyalurkan hak pilihnya guna meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten
Kutai Kartanegara.
“ Salah satu basis pemilih yang
memang harus kita sasar sosialisasi adalah pemilih di lapas, karena informasi
terkait dengan pendidikan politik, pendidikan pemilih , itu memang harus kita
informasikan kepada warga binaan yang ada di lapas, selama di lapas tersebut
memang ada yang memenuhi syarat khususnya pada pilkada serentak,” jelasnya.
Kepala Lapas Perempuan Kelas 2 A Samarinda,
Sri Astiana menyebutkan bahwa nantinya akan dibentuk 1 Tempat Pemungutan Suara (
TPS) nomor 44 kelurahan Melayu, Kecamatan
Tenggarong yang akan diikuti sebanyak 65 pemilih dari Lapas Perempuan dan 5
pemilih dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA ) yang ada di Tenggarong.
“ Berdasarkan hasil koordinasi dengan
pihak KPU Kukar, bahwa ditetapkan Lapas Perempuan ini dengan pemilih sebanyak
65 orang. Dan ditetapkan 1 TPS yakni TPS 44 di Kecamatan Melayu,” kata Sri Astiana.
Selain itu untuk anggota Kelompok
Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS Lapas Perempuan Kelas 2 A Samarinda
diambil dari para petugas Lapas Perempuan sebanyak 7 orang yang telah direkomendasikan.
Nantinya
para petugas tersebut akan diberikan bimbingan teknis terkait penyelenggaraan
pemungutan suara, agar saat hari pencoblosan proses pemungutan suara berjalan lancer. (adv/rhi)
admin