SMPN 7 Muara Kaman Padukan Teknologi dan Kearifan Lokal untuk Hasilkan Siswa Mandiri
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - SMP Negeri 7 Muara Kaman terus berinovasi dengan mengombinasikan pembelajaran berbasis teknologi informasi (IT) dan kearifan lokal. Langkah ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan digital sekaligus keterampilan hidup yang sesuai lingkungan sekitar.
Kepala SMP Negeri 7, Rasian menjelaskan, sekolah menerapkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka sesuai arahan pemerintah, namun menekankan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.
“Kami tetap mengikuti kurikulum resmi, tetapi fokus kami ada pada penguatan kemampuan IT peserta didik,” ujar Rasian.
Sekolah yang merupakan salah satu sekolah rujukan Google di Indonesia ini memanfaatkan platform digital dan sumber belajar online untuk mengatasi keterbatasan buku dan sarana belajar. Siswa dapat mengakses materi pelajaran dengan mudah, sehingga pembelajaran tetap optimal meski berada di wilayah pedesaan.
Selain literasi digital, SMPN 7 Muara Kaman menekankan keterampilan hidup yang relevan dengan kondisi lokal. Siswa dilatih menanam sayuran, membuat kolam, dan kegiatan produktif lainnya, sehingga siap menghadapi kehidupan nyata tanpa harus bergantung pada kota.
“Tidak semua siswa kami akan melanjutkan ke kota, jadi keterampilan berbasis lokal sangat penting,” jelas Rasian.
Terletak di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sekolah ini berupaya mencetak lulusan yang unggul dalam penguasaan teknologi sekaligus memiliki karakter kuat dan kemampuan praktis yang sesuai budaya lokal. Rasian optimistis, kombinasi pembelajaran digital dan kearifan lokal ini akan mencetak generasi muda yang mandiri dan siap bersaing.
“Kami ingin anak-anak unggul secara teknologi, namun tetap berakar pada budaya dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.(adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)
adminKN