Pemkab Kukar Rencanakan Pembangunan Biofuel

Pemkab Kukar Rencanakan Pembangunan Biofuel

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan memaksimalkan pemanfaatan lahan pasca tambang, sebagai tempat  pertanian yang terintegrasi untuk ketahanan pangan dan energi. 


Asisten III Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Totok Heru Subroto menyampaikan untuk pengembangannya akan di bangun dalam tiga segmen. Yakni tanaman musiman, tahunan hingga jangka panjang. Tidak hanya di sektor hilirnya, namun Pemkab Kukar lebih dulu membangun sektor pertanian dari sektor hulu. Totok meyakini ini bakal meningkatkan perekonomian masyarakat di Kukar. 


"Jadi lahan eks tambang itu bakal ada tanaman jagung, kemudian kayu putih, dan kepuh. Jadi tahunannya itu kayu putih, musimannya jagung sedangkan untuk jangka panjangnya dengan kepuh," jelas Totok. 


Diterangkan Totok, tanaman Kepuh itu bakal dijadikan sektor ketahanan energi di Kukar. Dengan membuat industri biofuel, sebagai hilirisasi dari tanaman tersebut. Dijelaskan Totok, tanaman Kepuh itu memiliki kandungan minyak sebanyak 70 persen, hal inilah yang dinilai sebagai potensi besar menjadi penghasil biofuel. 


"Rencananya progres pengembangan sektor pertanian di lahan pasca tambang ini, akan mulai dikerjakan pada tahun 2023. Yakni bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) untuk mengembangkan tanaman Kepuh. Nanti industrinya juga ada pihak lain yang bakal diajak kerja sama. Hingga melibatkan perusda atau investor lain,” pungkasnya. (adv/dkom/kn1/rhi)