Kukar Bergerak Bersama: Sinergi OPD Jadi Kunci Turunkan Angka Stunting
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan komitmen serius dalam menurunkan angka stunting melalui sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bupati Kukar Edi Damansyah menyerukan pentingnya kerja sama terpadu demi masa depan generasi Kukar yang lebih sehat dan cerdas.
"Diharapkan masing-masing OPD bisa menjalankan program yang sesuai dan selaras dengan tindakan penanganan stunting, sehingga target nasional dan Pemerintah Kabupaten Kukar bisa tercapai," tegas Edi Damansyah. Ia mengungkapkan bahwa angka stunting di Kukar saat ini masih berada di angka 17 persen, sementara target nasional adalah 14 persen.
Lebih dari sekadar angka, stunting adalah ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, Pemkab Kukar tidak hanya fokus pada intervensi teknis, tetapi juga pada edukasi masyarakat. Salah satu fokus utama adalah fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) — masa krusial sejak janin terbentuk hingga anak berusia dua tahun.
"Mengonsumsi makanan bergizi dan buah-buahan di 1.000 HPK sangat penting, karena di periode tersebut organ-organ vital pada anak terus mengalami perkembangan, seperti otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan atau lengan, kaki dan organ tubuh lainnya," jelas Bupati.
Langkah preventif juga menyasar remaja putri, yang merupakan calon ibu masa depan. Program pemberian vitamin dan tablet tambah darah terus digencarkan agar mereka tumbuh sehat dan siap melahirkan generasi bebas stunting.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi antar OPD, Kukar bergerak bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, dan masyarakat bersatu dalam satu tujuan. "Ciptakan generasi Kukar yang sehat, kuat, dan berdaya saing," harapnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn2/rhi)
adminKN