Ketua RT di Kukar Mulai Terima Kendaraan Operasional
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Wakil Bupati, Rendi Solihin melaunching program dedikasi Kukar Idaman, Rp 50 juta/RT pada bulan Juni tahun 2022 yang lalu.
Kepada Dinas Pemberdayaan Manusia dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto menjelaskan, untuk perkembangannya saat ini sudah semua Rukun Tetangga (RT) baik itu tingkat kelurahan maupun tingkat desa sudah mulai menerima anggaran tahap 1 .Â
"Jadi sekarang masing-masing RT sudah menjalankan beberapa kegiatannya, baik itu Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang administrasi kependudukan skala RT, serta pembelian kendaraan bermotor," ujarnya.Â
Ia mengatakan, dari dana Rp 50 juta itu harus ada kegiatan Bimtek tujuannya yakni untuk melatih seluruh ketua RT untuk membuat data kependudukan dan juga agar bisa menggunakan aplikasi Kukar Idaman RT yang ada di Disdukcapil Kukar.Â
"Mereka harus memahami seperti tentang pembuatan data administrasi kependudukan sesuai dengan ketentuan disdukcapil," sebut Arianto.Â
Adapun saat ini sudah ada beberapa wilayah yang sudah menerima pengadaan kendaraan operasional berupa motor. Yang diserahkan oleh masing-masing camat dan kepala desa di masing-masing wilayahnya.Â
"Apabila RT menganggarkan kendaraan operasional ditahap satu maka sudah bisa dilaksanakan, apabila mereka menganggarkan kendaraan ditahap otomatis untuk tahap satunya mereka menjalankan program lainnya misalnya pelatihan RT," jelasnya.
Adapun untuk penganggaran kendaraan operasional perahu ketinting untuk wilayah desa pesisir, hingga saat ini Arianto menyebutkan belum menerima informasi tersebut. Yang jelas untuk kendaraan operasional motor sudah dilaksanakan.Â
Sementara itu, Ketua Forum RT Loa Ipuh, Adi Nata Rusmin Idris (43), menyebutkan secara umum jajaran ketua RT yang tergabung dalam Forum RT Loa Ipuh mendukung penuh program yang disampaikan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin.Â
"Secara pribadi dan membawahi kawan - kawan pada prinsipnya kami menyambut baik program itu, dan yang jelas bukan untuk pribadi RT artinya itu untuk kepentingan masyarakat serta menunjang kinerja RT. Yang jelas ini berdampak besar bagi kemajuan untuk lingkungan RT, "ucapnya.Â
Ia juga menyebutkan, untuk menyambut program ini, ia mengaku seluruh RT yang masuk dalam wilayah Kelurahan Loa Ipuh telah membentuk Pokja. "Yang jelas untuk Kelurahan Loa Ipuh pembentukan Pokja sudah semua cuma ,total ada sebanyak 77 RT sudah bentuk Pokja semua jadi aman, " katanya.Â
Adi menyebutkan, untuk item yang mereka anggarkan semuanya sistem paket pihak RT yang dibuatkan oleh pihak Kecamatan Tenggarong. Walaupun ada beberapa kelurahan yang merubah item paket tersebut. Yang jelas khusus untuk Kelurahan Loa ipuh mengikuti anjuran dari kecamatan.Â
"Item dari pekat tersebut berupa kendaraan operasional motor, tabung apar, mesin rumput, semprot mesin rumput elektrik kemudian baju dinas RT dan umbul-umbul, " tuturnya.Â
Oleh karena itu, pihaknya selalu menantikan penyerahan program ini kapan mulainya. Ia menginginkan ini segera terealisasikan, karena semua aturan dan kewajiban sudah dipenuhi mulai dari pembentukan Pokja ditingkat RT.Â
"Semuanya sudah sesuai aturan, hanya tinggal menunggu realisasi saja dari pihak yang pemerintah itu kapan mulainya,"Â tutupnya. (adv/dkom/kn1/rhi)

admin