Disperkim Kukar Terus Bangun Sanitasi Layak, Tingkatkan Kesehatan Warga

Disperkim Kukar Terus Bangun Sanitasi Layak, Tingkatkan Kesehatan Warga

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya mambangun budaya perilaku hidup bersih sehat (PHBS) di tengah masyarakat. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), secara bertahap masyarakat diajak untuk mengubah melakukan perubahan perilaku bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Warga diajak untuk meningkatkan budaya hidup sehat dengan sanitasi layak. Upaya ini berdampak pola hidup dan kualitas kesehatan.

Plt Kepala Disperkim Kukar, M.Aidil menegaskan bahwa upaya penanganan stunting tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur. ""Kami ingin para keluarga bisa memperoleh toilet dan sanitasi yang baik guna menciptakan perubahan perilaku yang positif terhadap gizi dan kesehatan anak-anak," jelasnya.

Saat ini warga diajak untuk beralih dari jamban ke Water Closet (WC). Sanitasi layak merupakan salah satu dari empat kriteria rumah layak huni. Sanitasi layak terdiri dari bangunan sebagai sarana mandi cuci kakus beserta septic tank layak, saluran pembuangan air kotor, hingga sistem pembuangan air limbah. "Seiring program Pemkab Kukar, kami turut dalam penanganan stunting dengan menyediakan sanitasi yang layak bagi keluarga kurang mampu,” ucapnya.

Sanitasi tidak layak akan mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah. Hal ini dapat mempengaruhi program pemerintah untuk mengajak masyarakat menuju hidup sehat dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. "Kami berharap bahwa dengan dukungan yang terus menerus dan kerjasama semua pihak, kita bisa bersinergi dalam mencapai target penurunan stunting yang lebih rendah setiap tahun," terangnya.

"Yang paling penting adalah kita harus terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan sanitasi, karena perubahan besar dimulai dari perubahan kecil di setiap rumah tangga," pungkasnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)