Rasio Elektrifikasi Di Kukar Sudah Mencapai 90%

Rasio Elektrifikasi Di Kukar Sudah Mencapai 90%

KUKAR - Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang cukup luas dan beberapa di antaranya terpencar, terpencil dan terisolir membuat pembangunan menjadi tidak merata. Hal ini juga yang mengakibatkan kebutuhan masyarakat terhadap listrik sebagian kecil masih belum terpenuhi.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Kutai Kartanegara, Slamet Hadiraharjo menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pemenuhan agar wilayah di Kukar sepenuhnya bisa teraliri listrik.

Dirinya menambahkan bahwa sepanjang tahun 2018 masih ada sekitar 25 desa yang belum teraliri listrik secara maksimal dan di tahun 2020 ini sudah terselesaikan sebagian desa, menyisakan sekitar 17 desa yang belum teraliri listrik.

“Masih ada 17 desa yang belum teraliri listrik, angka ini sudah menunjukan bahwa rasio elektrifikasi di wilayah Kutai Kartanegara dari 193 desa sudah mencapai 90 persen,” kata Slamet Hadiraharjo.

Wilayah suatu desa yang memiliki letak geografisnya terpisah dengan desa lainnya  sehingga menjadi terpencil, menjadi tantangan dalam upaya pemenuhan jaringan listrik PLN di Kukar.

Desa tersebut biasanya berlokasi di tepi laut atau di tengah danau sehingga infrastruktur jaringan listrik tidak bisa terbangun secara maksimal.

“Desa di tepi laut atau Danau ini yang membuat infrastruktur jaringan PLN tidak bisa masuk,” tambahnya

Slamet Hadiraharjo terus upaya melakukan percepatan pemenuhan jaringan listrik PLN dengan aktif berkoordinasi dengan pihak Dinas ESDM Provinsi Kaltim dan pihak PLN, agar wilayah Kukar yang saat ini belum teraliri listrik bisa segera menikmati jaringan listrik untuk kegiatan hidup sehari – hari.(adv/kn1)