Pelaku Akui Bunuh Gadis 14 Tahun di Samboja Lantaran Dendam Dengan Orang Tua Korban
kukarnews.id, SAMBOJA - Pelaku pembunuh AM seorang gadis 14 tahun di Kelurahan Ambarawang Darat, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan alasan perbuatannya tersebut.
Pelaku yang diketahui bernama Sarip Arman mengaku membunuh pada Minggu (20/2/2022) lalu, karena dendam terhadap orangtua korban. Dendam lama yang ia pendam akibat karena masalah burung.
Pelaku menjelaskan beberapa bulan lalu, pelaku sedang membutuhkan uang dan menggadaikan anakan burung jalak kepada ayah korban sebesar Rp 120 ribu "Tapi saya pesankan ke bapaknya AM jangan dijual, nanti kalau saya ada uang saya balikin," ujar Sarip saat diperiksa polisi di Mapolsek Samboja, Selasa (22/2/2022).
Lanjut dia, saat dirinya menggadaikan anakan burung jalan tersebut, ayah korban berjanji tidak akan menjual burung pelaku itu dan akan memeliharanya.
"Jadi omongannya itu yang saya pegang, tapi ternyata dijual," lanjutnya.
Diakuinya, perbuatannya itu salah sasaran dengan menghabisi nyawa anak korban dan dirinya mengaku sangat menyesal atas perbuatan yang ia lakukan tersebut dan diakuinya sasaran sebenarnya adalah ayah korban, namun tidak mendapat kesempatan.
"Gak ada rencana membunuh anak korban. Salah sasaran, rencana bapaknya tapi bapaknya naik motor terus," ungkapnya menyesali.
Tidak ada rencana dalam pertemuannya dengan korban, hanya saja kebetulan korban melintas dan pelaku langsung gelap mata mengingat dendamnya kepada ayah korban. "Gak tau mas, langsung gelap mata aja, kaya ada yang merasukin aja," pungkasnya.
Hingga saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan aparat kepolisian di Mapolsek Samboja.(kn4/rhi)
admin