Jembatan Amruk Di Desa Sebulu Sudah Bisa Dilintasi

Jembatan Amruk Di Desa Sebulu Sudah Bisa Dilintasi

SEBULU - Jembatan kayu ulin di RT. 5 Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu  kini sudah bisa dilintasi secara normal oleh warga setempat, setelah sebelumnya tidak bisa dipergunakan akibat mengalami ambruk pada tanggal 23 Desember 2020 yang lalu.

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat meninjau lokasi ini menyebutkan bahwa pemulihan perbaikan jembatan berusia sekitar 40 tahun ini menggunakan dana belanja tak terduga atau dana darurat sebesar Rp. 36 juta. Pengerjaannya dilakukan secara swakelola oleh masyarakat yang dikoordinatori oleh kades dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketahanan jembatan kayu tersebut.

" Kita menyiapkan dananya, masyarakat yang mengerjakan dikoordinir oleh kades, kebetulan ini masuk dalam kategori darurat, jadi penyelesaian juga harus cepat," kata Edi, Selasa (5/1/2021).

Rencananya akan ada perbaikan jembatan yang mengalami hal yang sama di sisi desa lainnya  dengan konsep sama seperti jembatan ini agar bisa cepat berfungsi dan dipergunakan warga setempat.


"Tadikan ada jembatan satunya lagi yang kita lihat kondisinya juga parah, nanti kita akan menyusun rencana anggaran biaya (rab) terkait jembatan tersebut dengan mekanisme betulungan," tambah Edi.

Kedepan akan dibahas terkait mekanisme, aturan bagi kendaraan yang melintas di atas jembatan tersebut sehingga kejadian serupa yang menimpa mobil truk masuk kedalam sungai akibat beban berlebih tidak terulang kembali. (kn1)