Jalani Tes Wawancara, Peserta Seleksi JPTP Harus Memahami RPJM dan Program Kukar Idaman

Jalani Tes Wawancara, Peserta Seleksi JPTP Harus Memahami RPJM dan Program Kukar Idaman

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Para peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kutai Kartanegara saat ini sudah memasuki tahap wawancara. Hingga hari Sabtu (12/3/2022) mendatang sebanyak 28 peserta secara bergantian diminta hadir di Hotel Grand Elty Singgasana untuk memaparkan visi misi yang akan dijalankan, saat peserta tersebut dipilih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengisi jabatan yang diseleksi tersebut. Selasa (8/3/2022)


Wawancara ini melibatkan tim penguji dari Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai Profesor Iskandar dan juga dilakukan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono.


"Ada 32 pendaftar, namun ada beberapa yang tidak lolos administrasi sehingga tinggal 28 orang yang akan mengisi di 5 OPD, yaitu Kepala Bapenda, Dispora, Dishub, Bapemas dan Desa (DPMD) serta Disperindag. Tapi khusus hari ini lakukan sesi wawancara untuk OPD Bapemas dan Desa," jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Rakhmadi.


Dirinya menambahkan satu dari enam jabatan kepala OPD yang lowong tidak memiliki peminat atau pelamar, yakni jabatan Kepala Bappeda Kukar sehingga seleksi khusus jabatan ini dibatalkan. 


Secara keseluruhan para peserta untuk masing-masing jabatan diikuti sebanyak tujuh orang untuk Kepala DPMD Kukar, Disperindag sembilan orang, Dispora empat orang, dan Dishub empat orang. Selanjutnya hasil dari seleksi ini akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).


"Nantinya hasil akhir akan ada tiga nama yang penunjukannya bakal dilakukan oleh Bupati. Jika tidak ada kendala, pelantikan akan dilakukan pada 28 Maret 2022 mendatang," ungkapnya. 


Sementara itu Bupati Kukar, Edi Damansyah usai mewawancarai peserta mengatakan, ada beberapa hal penting yang harus dikuasai peserta selain kemampuan kepemimpinan, yakni manajerial, sosial kultural, serta kemampuan teknis dan normatif dan implementasi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar. Dirinya mengaku semua pemaparan masing-masing peserta berjalan baik dan semuanya punya potensi.


"Bagaimana penguasaan terhadap RPJMD dan program prioritas Kukar Idaman yang menjadi tugas pokok fungsi OPD ini," sebutnya.(kn1/rhi)