Bupati Edi Damansyah Sebut Pentingnya Edukasi Gizi Sejak Masa Kehamilan
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyebut bahwa para pengantin baru wajib untuk memahami gizi sejak masa kehamilan. Masa kehamilan menjadi penting sebab sejak dari kandungan, anak yang dikandung perlu terpenuhi gizi yang cukup dan seimbang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tidak hanya melakukan penanganan stunting di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), tapi juga sejak dini khususnya para remaja perempuan juga dilakukan penanganan agar nantinya bisa menjadi seorang ibu yang sehat dan melahirkan anak yang juga sehat.
Tentunya diharapkan para remaja yang dalam rentang usia 13 s.d 19 tahun tersebut bisa aktif datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatan, sehingga bisa apabila terjadi permasalahan bisa ditangani lebih awal.
"Kita sering abai pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, yang dimulai dari masa kehamilan. Masa inilah yang menentukan masa depan kesehatan anak-anak kita," ucap Edi Damansyah.
Edi menegaskan perlunya perbaikan dari hulu agar tidak timbul masalah stunting baru, untuk itu dirinya berharap edukasi gizi bagi ibu hamil dan keluarga perlu dipahami. "Jangan sampai kita baru bertindak setelah masalah terjadi," tegasnya.
Edi berharap kedepan bahwa sosialisasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga, gizi yang tepat sejak masa kehamilan, serta pola asuh yang baik bisa menjadi prioritas, bukan hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat luas. Program ini bukan hanya tentang mengentaskan stunting pada saat ini tapi untuk generasi kedepan.
"Memastikan generasi mendatang tumbuh lebih sehat dan lebih kuat," tambahnya.
Sejumlah strategi sudah dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan stuntig, diantaranya adalah pola orangtua asuh. Untuk itu dirinya berharap kepada para pemangku kepentingan bisa memaksimalkan perannya dalam penanganan stunting. Selain itu dengan adanya sejumlah posyandu yang sudah dipersiapkan pemerintah, diharapkan masyarakat berbagai usia, bisa membawa keluarganya untuk periksa di posyandu. "Sehingga kualitas kesehatan masyarakat di Kukar bisa lebih baik, terlebih pada pencegahan stunting di keluarga," (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)
adminKN