Gotong Royong Meringankan Beban Warga, WC Langgar Nurul Hasanah Kini Bersih dan Rapi

Gotong Royong Meringankan Beban Warga, WC Langgar Nurul Hasanah Kini Bersih dan Rapi

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah menjadi elemen krusial bagi kekhusyukan jamaah di Dusun Selingsing, Desa Jembayan Tengah. Lewat sentuhan gotong royong dalam program TMMD ke-130 Kodim 0906/Kutai Kartanegara, fasilitas WC Langgar Nurul Hasanah di RT 3 yang semula rusak kini tampil jauh lebih rapi dan representatif.

 

Kerja bakti pembenahan fasilitas sanitasi ini dikerjakan secara intensif selama beberapa hari oleh personel TNI bersama masyarakat setempat. Sinergi di lapangan membuktikan bahwa kehadiran program TMMD tidak hanya berfokus pada proyek konstruksi berskala besar, melainkan juga menyasar kebutuhan detail yang menyentuh kenyamanan harian warga.

 

Personel Satgas TMMD 130, Serma Amirudin menyebutkan bahwa pengerjaan sasaran sarana keagamaan ini berjalan paralel dengan berbagai agenda fisik dan non-fisik lainnya di kawasan Loa Kulu.

"Perehaban WC mushola ini kita percepat bersama warga agar jamaah yang hendak bersuci dan beribadah bisa merasa tenang dan nyaman. 

 

Harapan kita, fasilitas yang sudah bagus ini dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama oleh seluruh warga," ujar Serma Amirudin di sela-sela pembersihan akhir lokasi.

 

Perubahan nyata pada sarana kebersihan tempat ibadah ini dirasakan langsung dampaknya oleh warga RT 3 yang saban hari beraktivitas di langgar tersebut. Perwakilan warga Dusun Selingsing, Syamsul, mengapresiasi kepekaan prajurit TNI yang peduli hingga ke detail sarana sanitasi warga.

 

"Dulu kondisi WC ini sangat memprihatinkan dan warga enggan pakai. Alhamdulillah, setelah diperbaiki oleh Bapak-bapak TNI, perubahannya sangat drastis. Terima kasih TMMD Kodim Kukar yang sudah membawa keberkahan dan kemudahan bagi lingkungan kami," pukas Syamsul.

 

Selain perbaikan sarana sanitasi tempat ibadah, program TMMD ke-130 di Jembayan Tengah juga menggenjot pembangunan fisik strategis lainnya seperti peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT), pembuatan sumur bor, bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta berbagai kegiatan penyuluhan kemasyarakatan. (kn1/rhi)