CV Sri Ningsih Home Hadirkan Produk Kebersihan Layanan Refill, Buka Peluang Kerja Sama

CV Sri Ningsih Home Hadirkan Produk Kebersihan Layanan Refill, Buka Peluang Kerja Sama

kukarnews.id, SAMARINDA – Kebutuhan produk kebersihan rumah tangga menjadi peluang yang terus dikembangkan pelaku usaha lokal. CV Sri Ningsih Home, produsen perbekalan kesehatan rumah tangga (PKRT) asal Samarinda, menghadirkan beragam produk kebersihan dengan harga terjangkau melalui sistem isi ulang atau refill.

Owner CV Sri Ningsih Home, Syarifa, mengatakan layanan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan memproduksi produk sendiri, CV Sri Ningsih Home berupaya memberikan alternatif kebutuhan kebersihan yang ekonomis sekaligus mengurangi penggunaan kemasan plastik.

“Kami memproduksi langsung, sehingga bisa menawarkan produk dengan harga yang terjangkau. Konsumen juga bisa memilih sistem isi ulang atau membeli produk secara langsung,” kata Syarifa, Kamis (22/10/2026).

Syarifa menyebut, produk yang tersedia meliputi detergen cair, handwash, liquid dishwash atau sabun pencuci peralatan makan dan masak, pembersih kendaraan, linen spray, pewangi ruangan, hingga produk untuk kebutuhan laundry. Ragam produk tersebut menyasar kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha yang memerlukan produk kebersihan secara rutin.

"Produk tersebut dikemas dalam kapasitas 4 kilogram dengan harga yang bervariasi, mulai Rp51.000 hingga Rp55.000 untuk pembelian satu sampai lima kemasan," lanjutnya.

Syarifa berujar, detergen cair dan liquid dishwash dibanderol Rp51.000 per kemasan, sedangkan handwash dan pembersih kendaraan masing-masing Rp55.000. Harga tersebut juga dilengkapi skema potongan untuk pembelian dalam jumlah besar, sehingga membuka pilihan bagi konsumen individu maupun pelaku usaha yang membutuhkan pasokan produk kebersihan secara berkala

Ia menginformasikan, untuk pembelian 6–49 kemasan, harga detergen cair dan liquid dishwash turun menjadi Rp49.000 per kemasan, sementara handwash dan pembersih kendaraan menjadi Rp53.000 per kemasan. Pembelian 50–99 kemasan memperoleh harga Rp46.000 untuk detergen cair dan liquid dishwash, serta Rp50.000 untuk handwash dan pembersih kendaraan.

Lebih lanjut Kata Syarifa, Pembelian minimal 100 kemasan mendapat harga Rp44.000 untuk detergen cair dan liquid dishwash, serta Rp48.000 untuk handwash dan pembersih kendaraan. Skema harga bertingkat sengaja dibuat agar memberikan alternatif pengadaan yang lebih ekonomis bagi pelanggan.

"Jadi lebih ekonomis bagi hotel, restoran, usaha kuliner, laundry, maupun pelanggan lain yang mungkin memerlukan kebutuhan produk dalam jumlah besar," jelasnya.

Syarifah melanjutkan, selain menyediakan produk yang telah dikembangkan, CV Sri Ningsih Home juga membuka peluang penyesuaian varian berdasarkan permintaan konsumen. Pengembangan tersebut mencakup aroma maupun karakter produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

“Pengembangan yang dilakukan mencakup aroma maupun karakter produk yang kami sesuaikan dengan kebutuhan pasar,” terangnya.

Ia menjelaskan, perusahaannya telah menjalankan riset dan pengembangan produk sejak 2024. Proses tersebut menjadi fondasi untuk menemukan formula yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan varian berikutnya.

Memasuki 2026, perusahaan mulai mengoptimalkan formula yang telah dikembangkan agar penambahan varian bisa dilakukan lebih efisien. Dengan demikian, proses pengembangan aroma baru tidak mesti lagi dimulai dari tahapan riset yang panjang.

“Sejak 2024 kami fokus melakukan riset produk. Alhamdulillah, pada 2026 kami sudah menemukan formula yang bisa menjadi dasar untuk mengembangkan varian baru, baik dari sisi aroma maupun warna,” ungkapnya.

Syarifa menambahkan, melalui dukungan riset dan pengembangan tersebut, waktu pembuatan varian baru dapat berkisar satu hingga dua bulan, bergantung pada kebutuhan pengujian. Untuk pengembangan tertentu yang formulanya sudah sesuai, prosesnya bahkan dapat berlangsung lebih cepat.

Fleksibilitas ini turut membuka kesempatan bagi pelanggan untuk mengajukan permintaan aroma khusus. Syarifa mencontohkan, salah satu permintaan yang diterima adalah penggunaan aroma lavender untuk produk linen spray dan pewangi ruangan.

“Kami bisa menerima permintaan aroma tertentu. Misalnya, ketika ada pelanggan yang menginginkan aroma lavender, permintaan tersebut bisa kami tindak lanjuti melalui proses riset dan pengembangan,” jelasnya.

Dari sisi penawaran, Syarifah berkata, pihaknya juga mengusung sejumlah keunggulan, antara lain efektivitas membersihkan, aroma segar yang tahan lama, harga terjangkau, serta kepedulian terhadap lingkungan. Perusahaan turut mengampanyekan pengurangan sampah plastik melalui pesan “Kurangi Sampah Plastik, Ayo Refill”.

Layanan isi ulang tersebut mengedepankan konsep hemat, praktis, dan peduli lingkungan. CV Sri Ningsih Home juga melayani sistem refill terjadwal, yang dapat menjadi pilihan bagi pelanggan dengan kebutuhan produk kebersihan secara rutin.

Syarifa menjelaskan, selain konsumen rumah tangga, CV Sri Ningsih Home melihat peluang kerja sama dengan sektor perhotelan, restoran, dan usaha kuliner. Kelompok usaha tersebut memiliki kebutuhan produk kebersihan yang berulang, sehingga layanan isi ulang dapat menjadi pilihan untuk mendukung operasional sehari-hari.

Upaya memperluas pasar mulai dilakukan dengan memperkenalkan produk secara langsung kepada calon mitra. Salah satunya melalui partisipasi dalam acara pelantikan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Samarinda yang beberapa waktu lalu digelar. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk membangun relasi dengan pelaku usaha perhotelan dan restoran.

Syarifa mengatakan, kegiatan itu mulai membuka peluang kunjungan dan penjajakan kerja sama dengan sejumlah calon pelanggan. Sebelumnya, CV Sri Ningsih Home juga telah menjalin kerjasama dengan Hotel Grand Verona Samarinda terkait penyediaan Linen Spray.

“Karena kami masih memperluas pengenalan produk, kami perlu bertemu langsung dengan calon pelanggan. Alhamdulillah, sudah ada beberapa pihak yang meminta kami berkunjung. Harapannya, kerja sama dengan hotel, restoran, dan usaha kuliner bisa semakin berkembang,” tuturnya.

Sebagai usaha yang beroperasi di Palaran, Samarinda, Syarifa menyebut, CV Sri Ningsih Home berupaya memperluas jangkauan pemasaran dengan memperkenalkan produk lokal kepada lebih banyak konsumen. Perusahaan membuka peluang bagi pelaku usaha yang ingin mengetahui pilihan produk, skema pembelian dalam jumlah besar, maupun layanan isi ulang sesuai kebutuhan operasional.

Di sisi lain, Syarifa menilai pengembangan usaha lokal membutuhkan upaya aktif dalam membangun jaringan dan menemukan peluang pasar. Kualitas produk perlu diimbangi dengan keberanian memperkenalkan usaha kepada calon pelanggan melalui berbagai kegiatan dan kemitraan.

Ia turut berpesan pada rekan se profesinya sebagai pelaku UMKM untuk pantang menyerah dengan keadaan. Syarifah menyebut dirinya juga berasal dari awal yang sama sebagai UMKM lokal. Dari produksi rumahan kecil di Kecamatan Palaran yang notabenenya pinggiran Kota Samarinda, lalu terus mengembangkan jangkauan pasar.

“UMKM harus banyak mencari informasi dan memperluas relasi. Produk yang bagus perlu dikenal orang terlebih dahulu. Karena itu, pelaku usaha seperti kita harus berani mencoba hal baru dan mendatangi tempat-tempat yang memiliki potensi pasar,” pesannya.

Bagi masyarakat dan pelaku usaha yang ingin memperoleh informasi mengenai produk maupun layanan isi ulang, CV Sri Ningsih Home dapat dihubungi melalui WhatsApp 0813-4540-8086 atau 0821-9816-343.

Sebagai informasi, CV Sri Ningsih Home merupakan bagian dari Three S Group, kelompok usaha yang juga menaungi CV Sri Ningsih sebagai produsen kosmetik, serta lini distribusi dan toko ritel. CV Sri Ningsih Home secara khusus berfokus pada pengembangan dan produksi produk PKRT, dengan layanan isi ulang sebagai salah satu penawaran utamanya. (ain/kn1/rhi)