- PT Pertamina Hulu Mahakam Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2000 bph
- Seminar Cinta Hadirkan Ustadz Bendri Jaisyurrahman di Tenggarong
- Rea Kaltim Gelar Pelatihan UMKM untuk Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Desa
- Oh House Project Inisiasi Beauty Class bagi Muda-Mudi Handil
- PELITA BUWANA, Inovasi Sosial PEP Sangatta Field Lapangan Semberah
- Bupati Kutim Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional
- Wabup Kutim Patok 3 Persen Turunkan Angka Stunting Setiap Tahun
- Wabup Kutim Apresiasi Pengukuhan Kopda Borneo
- Mahyunadi Harap Aparatur Mampu Mengoptimalkan Infrastruktur Digital
- Bupati Apresiasi Petani Melon di Teluk Pandan, Hasilkan 30 Ton Sekali Panen
Bupati Edi Damansyah Launching Komunitas Belajar Kukar Pintar Idaman

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah resmi meluncurkan Komunitas Belajar Kukar Pintar Idaman, kegiatan tersebut berlangsung di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Sabtu (29/10/2022).
Edi berharap komunitas ini bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan maksimal di dunia pendidikan. Seperti yang disampaikan tadi komunitas ini semacam kelompok belajar bersama. Namun ada tugas yang harus dijalankan.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Pelayanan, Dishub Kukar Akan Naik Akreditasi A0
- Bupati Edi Damansyah Buka Lomba Ketangkasan Bagi Tim Balakarcana0
- POPDA XVI Kaltim 2022 Resmi Ditutup, Kukar Raih Peringat Tiga0
- Maknai Hari Sumpah Pemuda, Pelajar Samboja Diajak Kenali Diri dan Potensi0
- Jangan Langgar Sumpah yang Diikrarkan 94 Tahun lalu 0
"Nanti kelompok ini bakal mendatangi sekolah-sekolah, belajar bersama kepsek dan juga guru disekolah itu, nantinya saya berpesan kalau mengatur renstra kepsek harus dilibatkan. Terutama dalam mengatur jadwal, jangan sampai nanti jadwal mengajar komunitas dengan kepsek dan guru mengalahkan jadwal belajar anak didik," harapnya.
Berkaitan dengan program perubahan. Berharap kepada komunitas agar bisa memberikan dorongan peningkatan beberapa indikator di bidang pendidikan. Jadi pola konsepnya, Disdikbud selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai leading sector dan komunitas sebagai mitranya.
"Banyak lagi beberapa komunitas lain yang bisa menjadi mitra. Saya berterima kasih dan memberi penghargaan kepada komunitas literasi dan lainnya yang terbentuk atas kebersamaan visi misi mereka untuk ambil bagian dalam memberikan kontribusi di bidang pendidikan," ucap Edi.
Ia pun meminta kepada Disdikbud Kukar untuk membentuk komunitas ini dengan baik. Agar apa yang mereka butuhkan bisa difasilitasi, karena mereka memiliki tugas seperti meningkatkan minat baca.
"Contohnya seperti penyediaan fasilitas dua unit mobil, Itu adalah awalan, nanti kita lihat sebagaimana dua mobil itu kita berikan untuk berkeliling sekolah di desa dan kecamatan," urainya.
"Kalau hanya berharap dari struktur dinas kita tanpa dorongan komunitas pasti lambat perjalananya. Tapi kalau komunitas ada di tingkat desa, kecamatan bahkan kabupaten. Itu semua bisa dirasakan dampaknya," sambungnya.
Ia berharap semoga komunitas belajar ini bisa dirasakan oleh warga masyarakat, khususnya Kepsek dan guru bahwa kegiatan belajar bersama itu bisa diwujudkan dengan baik.(adv/dkom/kn1/rhi)












